Tampilkan postingan dengan label AGAMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AGAMA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Oktober 2012

Doa Saat Ditimpa Kesulitan (Memohon Kemudahan)


Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.
Dalam menjalani kehidupan ini, sering kita dihadapkan pada kesulitan. Terkadang kesulitan itu amat berat sehingga membuat kita hampir putus asa. Namun, keimanan akan kuasa Allah Ta’ala yang tidak terhingga, menjadikan kita tetap bersabar dan memiliki harapan.
Sesungguhnya alam semesta berada di bawah kuasa dan kendali Allah Ta’ala. Semuanya patuh kepada ketetapan dan kehendak-Nya. Tidak ada yang bisa bergerak atau bertingkah laku kecuali dengan daya, kekuatan, kehendak, dan izin-Nya. Apa yang Dia kehendaki pasti terjadi. Sebaliknya, yang tidak dikehendaki-Nya tidak akan pernah terjadi.
Allah Mahakuasa melakukan apa saja. Dia mampu menjadikan segala kemudahan menjadi sesuatu yang sulit, juga sesuatu yang sulit menjadi mudah. Tidak ada yang susah bagi-Nya, karena Dia Mahakuasa atas segala-galanya. Karenanya ketika menghadapi kesulitan dan berbagai cobaan hidup kita tidak boleh putus asa. Masih ada Allah yang bisa kita minta dan mohon pertolongan-Nya. Maka kita diperintahkan untuk berdoa saat mengalami kesulitan,


اَللَّهُمَّ لا سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَ أَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allaahumma Laa Sahla Illaa Maa Ja’altahu Sahlaa Wa Anta Taj’alul Hazna Idza Syi’ta Sahlaa
Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan apabila Engkau berkehendak, Engkau akan menjadikan kesusahan menjadi kemudahan.

Apakah Doa ini Berasal dari Hadits? 

Syaikh Muhammad bin Shalih rahimahullaah dalam salah satu fatwanya menyebutkan, ”Doa ini, aku tidak mengetahui asalnya (sumbernya) dari Assunnah, tapi itu banyak diucapkan oleh orang.” Pernyataan beliau serupa juga didapatkan dalam Kaset “Nuur ‘ala al-Darb” kaset no. 344 menit ke 22. Namun yang benar bahwa doa di atas berasal dari warisan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu,

  Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,


اَللَّهُمَّ لا سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَ أَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

 “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan apabila Engkau berkehendak, Engkau akan menjadikan kesusahan menjadi kemudahan.” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya no. 2427, Ibnu Sunni dalam Amal al-Yaum wa al-Lailah no. 351, Abu Nu’aim dalam Akhbar Ashfahan: 2/305, Imam Al-Ashbahani dalam al-Targhib: 1/131. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam  Silsilah Shahihah 6/902, no. 2886 dan mengatakan, “Isnadnya shahih sesuai syarat Muslim.”)
Doa ini juga disebutkan oleh Pengarang Hisnul Muslim, DR. Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani, pada hal. 90 dengan judul, “Doa bagi siapa yang mendapatkan kesulitan.” Beliau menyebutkan bahwa Syaikh al-Arnauth menshahihkannya dalam Takhrij al-Adzkar lil Nawawi, hal. 106.

Makna Doa

Makna dari doa di atas, bahwa Allah tidak menjadikan segala sesuatu mudah bagi manusia. Tidak ada kemudahan bagi mereka, kecuali apa yang Allah jadikan mudah. Dan sesungguhnya kemudahan adalah apa yang Allah jadikan mudah. Sebaliknya, kesulitan dan kesusahan jika Allah kehendaki bisa menjadi mudah dan ringan. Sebagaimana kemudahan dan perkara ringan bisa menjadi sulit dan berat, jika Allah menghendakinya.  Karena semua perkara berada di tangan Allah 'Azza wa Jalla.
Maka kandungan doa ini, seseorang memohon kepada Allah agar memudahkan segala urusannya yang sulit dan memuji Allah 'Azza wa Jalla bahwa segala urusan ada di tangan-Nya, jika Dia berkehendak, kesulitan bisa menjadi mudah.
Sebagaimana yang sudah maklum, Allah 'Azza wa Jalla mahakuasa melakukan apa saja. Dan Dia mampu menjadikan kemudahan menjadi sesuatu yang sulit, juga sesuatu yang sulit menjadi mudah. Tidak ada yang susah bagi-Nya, karena Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Maka kandungan doa ini: 

 Seseorang memohon kepada Allah agar memudahkan segala urusannya yang sulit dan memuji Allah 'Azza wa Jalla bahwa segala urusan ada di tangan-Nya, jika Dia berkehendak, kesulitan bisa menjadi mudah.

Di Samping Berdoa, Apa yang Bisa Dilakukan? 

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ

Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat.” (QS. Al-Baqarah: 153)

Allah Ta’ala menjelaskan bahwa cara terbaik untuk meminta pertolongan Allah dalam menghadapi berbagai musibah (di antaranya kesulitan dalam hidup) adalah dengan bersabar dan shalat.
Dan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila dihadapkan pada suatu masalah maka beliau segera shalat. (HR. Abu Dawud dan Ahmad dari Hudzaifah bin Yaman)
Sedangkan sabar untuk dalam hal ayat ini ada dua macam, yaitu sabar dalam rangka meninggalkan berbagai perkara haram dan dosa; dan bersabar dalam menjalankan ketaatan dan ibadah. Dan bersabar bentuk yang kedua adalah lebih banyak pahalanya, dan itulah sabar yang lebih dekat maksudnya untuk mendapatkan kemudahan.
Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata, “Sabar ada dua bentuk: bersabar untuk Allah dengan menjalankan apa yang Dia cintai walaupun berat bagi jiwa dan badan. Dan bersabar untuk Allah dari segala yang Dia benci walaupun keinginan nafsu menentangnya. Siapa yang kondisinya seperti ini maka dia termasuk dari golongan orang-orang yang sabar yang akan selamat, insya Allah.” (Dinukil dengan ringkas dari Tafsir Ibnu Katsir dalam tafsir ayat di atas)

Sabar ada dua bentuk: bersabar untuk Allah dengan menjalankan apa yang Dia cintai walaupun berat bagi jiwa dan badan. Dan bersabar untuk Allah dari segala yang Dia benci walaupun keinginan nafsu menentangnya. (Abdurrahman bin Zaid bin Aslam)

Beberapa Doa Lain Untuk Mendapatkan Kemudahan:

  • Doa ketika ditimpa musibah dan kesusahan:
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

Wahai Yang Maha Hidup Kekal, Yang terus menerus mengurus ( mahluk-Nya ), hanya dengan rahmat-Mu saja, saya meminta pertolongan.”

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَرَبَهُ أَمْرٌ قَالَ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

Dari Anas bin Malik berkata, “Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, apabila menghadapi suatu masalah, beliau berdoa,”Wahai Yang Maha Hidup Kekal, Yang terus menerus mengurus ( mahluk-Nya ), hanya dengan rahmat-Mu saja, saya meminta pertolongan.” (HR. al-Tirmidzi no. 3524. Dihassankan oleh Al-Albani dalam Silsilah Shahihah, no. 3182)
  • Doa Nabi Yunus saat berada di perut ikan:
أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya’: 87)

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu 'anhu berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Doa Nabi Yunus taatkala ia berada di dalam perut ikan: Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. Sesungguhnya tak seorang muslim yang berdoa kepada Rabb-nya dengan doa tersebut dalam kondisi apapun kecuali Allah akan mengabulkan untuknya.” (HR. al-Tirmidzi no. 3505 dan dishahihkan Al-Albani dalam Silsilah Shahihah no. 1644) 

Dan dalam Riwayat al-Hakim, Rasululah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, ”Maukah aku beritahukan kepadamu sesuatu jika kamu ditimpa suatu masalah  atau ujian dalam urusan dunia ini, kemudian berdoa dengannya.” Yaitu doa Dzun Nun atau Nabi Yunus di atas.
  • Doa saat keluar dari rumah:
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, “Apabila seseorang keluar dari rumahnya lalu membaca,

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya.” Beliau bersabda, Dikatakan pada saat itu, “Engkau telah diberi petunjuk, dicukupkan, dan dijaga. Maka Syetan menjauh darinya sehingga syetan yang lain berkata kepadanya, “Kaifa laka birajulin? (Apa yang bisa engkau lakukan terhadap seseorang) yang telah diberi petunjuk, telah dicukupkan, dan telah dijaga?” (HR. Abu Dawud no. 4431, al-Tirmidzi no. 3348, Ibnu Hibban no. 823, dan Ibnu Sunni dalam ‘Amal  al-yaum wa al-Lailah, no. 177. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Tirmidzi no. 3426, Al-Misykah no. 2443, juga dalam Al-Kalim al-Thayyib) dan masih ada beberapa doa lainnya.

Penutup

Sebaiknya seorang muslim membiasakan diri dengan doa yang diajarkan oleh sunnah dalam menghadapi kesulitan. Karena orang yang mengajarkannya, yaitu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, adalah manusia paling tahu dengan doa yang pas dan paling bermanfaat. Dan hendaknya juga memilih doa-doa yang shahih saja, karena ada beberapa riwayat yang menyebutkan atau berisi permohonan kemudahan namun dhaif. Karenanya, penting bagi kita mencatat dan menghafal doa-doa yang diajarkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam baik yang bersifat umum atau terikat dengan waktu dan tempat. Walaupun tidak ada larangan untuk berdoa dengan kalimat dan bahasa apapun, karena Allah Mahatahu terhadap apa yang disampaikan hamba-Nya. Wallahu Ta’ala a’lam. Wallahu Ta'ala a'lam . . .



SUMBER >>>>  [PurWD/voa-islam.com]

Kamis, 11 Oktober 2012

Berikanlah Ketabahan Kepadaku Dalam menghadapi Cobaan Ini

KITA BERTANYA : KENAPA AKU DIUJI?QURAN MENJAWAB :“Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang2 yg benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui orang2 yg dusta.” [Surah Al-Ankabut ayat 2-3]KITA BERTANYA: KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?QURAN MENJAWAB :“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”[Surah Al-Baqarah ayat 216]KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?QURAN MENJAWAB :“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”[Surah Al-Baqarah ayat 286]KITA BERTANYA : KENAPA RASA FRUST?QURAN MENJAWAB :“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang2 yang paling tinggi darjatnya, jika kamu orang2 yg beriman.”[Surah Ali Imran ayat 139]KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?QURAN MENJAWAB :“Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan).”[Surah Ali Imran ayat 200]KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?QURAN MENJAWAB :“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk”[Surah Al-Baqarah ayat 45]KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?QURAN MENJAWAB :
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang2 mu’min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka…”[Surah At-Taubah ayat 111]KITA BERTANYA: KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?QURAN MENJAWAB :
“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal.”[Surah At-Taubah ayat 129]

Tabahkanlah hati wahai diri..
 Teguhkanlah pendirianmu walaupun hakikatnya jalan ini penuh dengan onak duri..
Bukannya Tuhan tak mengerti apa yang tersirat di sanubari..
 Jangan kau ragui kerna ironinya Dia yang memegang hati-hati ini..
Biarlah! Jangan hiraukan kata-kata manusia yang kadangkala menjengkelkan hati..
Bukan kata-kata manis atau puji-pujian manusia yang aku cari..
Andai disetiap langkah itu adanya redha Illahi, itulah yang sepatutnya aku kejari..
Kuatkan aku Ya Allah! 
KITA BERTANYA : KENAPA AKU DIUJI?

QURAN MENJAWAB :
 “Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang2 yg benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui orang2 yg dusta.” 
[Surah Al-Ankabut ayat 2-3]

KITA BERTANYA: KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?

QURAN MENJAWAB :
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”
[Surah Al-Baqarah ayat 216]

KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?

QURAN MENJAWAB :

“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
[Surah Al-Baqarah ayat 286]


KITA BERTANYA : KENAPA RASA FRUST?

QURAN MENJAWAB :

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang2 yang paling tinggi darjatnya, jika kamu orang2 yg beriman.”

[Surah Ali Imran ayat 139]
 KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?

QURAN MENJAWAB :

“Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan).”
[Surah Ali Imran ayat 200]
KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?

QURAN MENJAWAB :

“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk”
[Surah Al-Baqarah ayat 45]
KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?

QURAN MENJAWAB :
  “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang2 mu’min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka…”
[Surah At-Taubah ayat 111]

KITA BERTANYA: KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?

QURAN MENJAWAB :

“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal.”
[Surah At-Taubah ayat 129]

Tabahkanlah hati wahai diri..
 Teguhkanlah pendirianmu walaupun hakikatnya jalan ini penuh dengan onak duri..
Bukannya Tuhan tak mengerti apa yang tersirat di sanubari..
 Jangan kau ragui kerna ironinya Dia yang memegang hati-hati ini..
Biarlah! Jangan hiraukan kata-kata manusia yang kadangkala menjengkelkan hati..
Bukan kata-kata manis atau puji-pujian manusia yang aku cari..
Andai disetiap langkah itu adanya redha Illahi, itulah yang sepatutnya aku kejari..

Kuatkan aku Ya Allah!
  
Sumber :  tumblr
  

Kamis, 19 Juli 2012

hukum sebab akibat menurut pandangan islam

Hukum Sebab Akibat 
Hal pertama yang harus kita sadari dalam rangka Pengembangan Diri adalah berlakunya Hukum Sebab Akibat.  Hukum ini menyatakan bahwa adanya sekarang merupakan akibat yang dipikirkan dari sebelumnya sebagai respon atas pilihan-pilihan yang terjadi.
Di dalam al-Quran banyak sekali ayat yang menjelaskan hukum sebab akibat ini, salah satunya terdapat dalam QS Ibrahim 7,  “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. Dengan sebab kamu bersyukur, maka akibatnya Alloh menambah nikmat dan sebaliknya dengan sebab kamu tidak bersyukur maka akibatnya azab yang sangat pedih. 
Begitupula dalam QS Alzalzalah 7-8 :

“Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula”

Sebab mengerjakan kebajikan atau kejahatan, akibatnya akan melihat balasannya.
Dari hukum sebab akibat ini, dapat diturunkan empat hukum yang lainnya, yakni sebagai berikut:
  1. Hukum Keyakinan. Apapun yang kita yakini dengan sepenuh hati, maka ia  akan menjadi kenyataan. Jika kita meyakini bahwa manusia itu baik maka niscaya kita akan menemui orang baik, namun sebaliknya jika kita meyakini manusia itu buruk maka kita akan menemui orang yang buruk. Hal ini sesuai dengan isi al-Quran bahwa Alloh SWT mengikuti prasangka hamba-Nya Jadi berhati-hatilah dengan keyakinan.
  1. Hukum Harapan. Apapun yang kita harapan dengan penuh percaya diri akan menjadi harapan yang terpenuhi.
  1. Hukum Ketertarikan. Kita adalah magnet hidup yang menarik orang-orang, situasi dan keadaan yang sejalan dengan pikiran dominan ke dalam hidup kita.
  1. Hukum Kesesuaian. Dunia luar merupakan cermin dunia dalam kita.
Seperti disebutkan dalam pembukaan di atas, kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat adalah dambaan setiap orang. Di dunia mendapatkan sukses 4TA (HARTA, TAHTA, KATA dan CINTA) sementara di akhirat kelak masuk surga. Kalau kita telaah lebih lanjut 4TA merupakan suatu AKIBAT (to have). Untuk menggapai akibat maka kita harus melakukan SEBAB (to be to do) yakni berpikir, bertindak dan bersikap positif, produktif dan kontributif atau 5AS dan 1MA (KERJA KERAS, CERDAS, IKHLAS, TUNTAS, KUALITAS, PLUS KERJA SAMA SINERGIS).
Dalam kenyataannya, tidak mudah untuk melakukan SEBAB itu, kitapun perlu menangkal pengaruh orang-orang negatif yang selalu mengatakan:  

Tidak selalu kebaikan dibalas kebaikan…air susu dibalas dengan air tuba, Ini zaman edan…tidak ikut edan maka nggak dapat kebagian, Jangankan cari yang halal… yang haram saja susah, dll.
Hukum Kekekalan Enegi
Setelah kita meyakini adanya hukum SEBAB AKIBAT, maka ada lagi hukum yang berlaku dalam kehidupan ini yaitu Hukum Kekekalan Energi. Segala sesuatu di alam semesta ini pada hakekatnya adalah energi. Kalau kita ZOOM IN wujud tubuh kita, maka kita akan mendapati organ tubuh, sel, molekul, atom, dan terakhir adalah energi yang bergetar (vibrasi). Energi di dunia bersifat tetap, ia tidak pernah diciptakan lagi dan tidak pernah hilang.
Lalu apa relevansi dari hukum kekekalan energi dengan hukum sebab akibat?
Hubungannya adalah TOTAL USAHA sama dengan HASIL USAHA TAMPAK plus TABUNGAN ENERGI. Semua tabungan energi akan mencair sebelum seseorang meninggal dunia.  Tabungan energi positif akan meningkatkan 4TA, sementara tabungan energi negatif akan mengurangi 4TA. Jadi hakekat strategi pengembangan diri adalah bagaimana kita menebarkan energi positif sebesar-sebarnya (melimpah ruah). Rizki yang datang secara tak terduga merupakan salah satu contoh pencairan energi positif, sementara bencana / azab merupakan salah satu contoh pencairan energi negatif . Mari kita perhatikan QS Hud 15, sebagai berikut:
“Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan”.
Sikaf Proaktif
Salah satu kebiasan sukses yang harus kita jalani untuk memperoleh tabungan energi positif adalah sikaf Proaktif. Kita bukan sekedar menjemput bola (inisiatif), namun bertenggung jawab 100 persen memilih respon terbaik terhadap even, atau stimulus terburuk sekalipun. Tidak salah kalau dalam keseharian kita selalu meminta Do’a kedamaian hati kepada Alloh SWT, yakni  “Ya Alloh anugerahi kami kedamaian hati untuk menerima hal yang tidak dabat diubah, Kemampuan mengubah hal-hal yang dapat dan perlu diubah, serta  kebijaksanaan untuk mengetahui perbedaan antara halal dan haram”.
Sikap proaktif akan memberikan pengaruh lebih lanjut terhadap self awareness, imagination, furqon, conscience, dan independent will. Seseorang akan memberikan stimulus yang lebih baik dibanding yang ia terima, Hal ini sejalan dengan pengejawantahan nilai Annisa 86, “Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa).  Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu”.
Saat tetangga mengirim mangkok kristal anggur, maka isilah  kembali mangkok itu dengan isi yang lebih baik plus do’a kebaikan, keberkahan dan keselamatan. Hal ini sejalan dengan nilai al-Fushilat 34.
“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan.  Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. (QS. 41:34)
Begitu pula saat ada orang yang menghina, lebih baik kita tidak membalas dendam. Sebaliknya, berilah ia hadiah. Karena saat  kita teraniaya setidaknya kita memiliki dua keuntungan yaitu, Doa orang teraniaya akan dikabulkan dan tabungan positif orang yang menghina akan ditransfer ke dalam diri kita, sehingga kita menerima energi positif secara gratis.
Batu Besar vs. Kerikil
Kiat lebih lanjut untuk mendapatkan AKIBAT di atas adalah melaksanakan amalan yang prioritas atau BATU BESAR. Sebaliknya jangan terlalu disibukkan dengan amalan KERIKIL. Amalan BATU BESAR memberikan dampak yang besar dalam hidup kita, dengan input 20 kita memperoleh output 80. Kelola waktu sebaiknya untuk melakukan amalan BATU BESAR ini. Amalan BATU BESAR itu ialah Qiyamullail, Shalat subuh berjamaah, Memakmurkan Mesjid, Mengaji dan mengkaji al-Qur’an, Sholat Dhuha, Menjaga Wudhu, Bersedekah, dan memperbanyak istighfar. 

Selasa, 22 Februari 2011

DOA-DOA HARIAN

                                                          
1.Doa Sebelum Makan

Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa 'adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiimi.

Artinya : Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR. Ibnu as-Sani)

2. Doa Sesudah Makan

Alhamdulillahilladzii ath'amanaa wa saqaanaa wa ja'alanaa muslimiina

Artinya : Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim. (HR. Abu Daud)

Alhamdulilaahilladzi ath'amanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwwatin.

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan melipahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatanku. (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

3. Doa Sebelum Tidur

Bismikallahhumma ahyaa wa bismika amuutu.

Artinya : Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati. (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Doa Sesudah Bangun Tidur

Alhamdulillaahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuuru

Artinya : Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada-Nya-lah kami akan kembali (HR. Bukhari)

5.Doa Terkejut Bangun Dari Tidur

A'uudzu bikalimaatillahit tammaati min ghadhabihi wa min syarri 'ibaadihi wa min hamazaatisy syayaathiini wa an yahdhuruuni

Artinya : Aku berlindung dengan kalimah Allah yang sempurna dari kemarahan Allah dari kejahatan hamba-hamba-Nya dan dari gangguan setan dan dari kehadiran mereka (HR. Abu Daud dan Tir-middzi)

6.Doa Mimpi Baik

Alhamudlillaahirrabbil 'alamiina

Artinya : Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam (HR. Bukhari)


7.Doa Mimpi Tidak Baik

Allaahumma innii a;uudzu bika min 'amalisy syaythaani, wa sayyi'aatil ahlaami

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk (HR. Ibn as-Sani)

8.Doa Sesudah Duduk Bangun Tidur

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka allahuma zidnii 'ilman wa laa tuzigh qalbii ba'da idz hadaitanii wa hablii min ladunka rahmatan innaka antal wahhaabu.

Artinya : Tidak ada Tuhan melainkan Engkau, maha suci Engkau ya Allah, aku minta ampun kepada-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu. Ya Allah, tambahlah ilmuku dan janganlah Engkau gelincirkan hatiku setelah Engkau memberi petunjuk kepadaku, dan karuniakanlah rahmat untuk-ku daripada-Mu, sesungguhnya Engkaulah yang maha Memberi. (HR. Abu Daud)

9.Doa Menjelang Shubuh

Allaahumma innii a'uuzdu bika min dhiiqid dun-yaa wa dhiiqi yaumil qiyaamati.

Artinya : Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesempitan dunia dan kesempitan hari kiamat. (HR. Abu Daud)


10. Doa Menyambut Datangnya Pagi

Ashbagnaa wa ashbahal mulku lillaahi 'Azza wa jalla, wal hamdu lillaahi, wal kibriyaa'u wal 'azhamatu lillaahi, wal khalqu wal amru wallailu wannahaaru wa maa sakana fiihimaa lillaahi Ta'aalaa. Allahummaj'al awwala haadzan nahaari shalaahan wa ausathahu najaahan, wa aakhirahu falaahan, yaa arhamar raahimiina.

Artinya : Kami telah mendapatkan Shubuh dan jadilah segala kekuasaan kepunyaan Allah, demikian juga kebesaran dan keagungan, penciptaan makhluk, segala urusan, malam dan siang dan segala yang terjadi pada keduanya, semuanya kepunyaan Allah Ta'ala. Ya Allah, jadikanlah permulaan hari ini suatu kebaikan dan pertengahannya suatu kemenangan dan penghabisannya suatu kejayaan, wahai Tuhan yang paling Penyayang dari segala penyayang.

Allahumma innii as'aluka 'ilman naafi'an wa rizqan
thayyiban wa 'amalan mutaqabbalan

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu
ilmu yang berguna, rezki yang baik dan amal yang baik
Diterima. (h.r. Ibnu Majah)

11. Do'a Menyambut Petang Hari

Amsainaa wa amsal mulku lillaahi walhamdulillahi, laa
ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu. Allahumma
innii as'aluka min khairi haadzihil lailati wa
khhaiiri maa fiihaa, wa a'uudzu bika min syarrihaa wa
syarrimaa fiihaa. Allaahumma innii a'udzuu bika minal
kasali walharami wa suu'il kibari wa fitnatid dun-yaa
wa 'adzaabil qabri.

Artinya : Kami telah mendapatkan petang, dan jadilah
kekuasaan dan segala puji kepunyaan Allah, tidak ada
sekutu bagi-Nya. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon
kepada-Mu kebaikan malam ini dan kebaikan yang
terdapat padanya dan aku berlindung dengan-Mu dari
kejahatannya dan kejahatan yang terdapat padanya. Ya
Allah, aku berlindung kepada-Mu dari malas, tua
bangka, dan dari keburukan lanjut umur dan gangguan
dunia dan azab kubur. (HR. Muslim)

Allaahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta, 'alaika
tawakakaltu wa anta rabbul 'arsyil 'azhiimi, maa
syaa'allahu kaana, wa maa lam yasya' lam yakun. Laa
haula wa laa quwwata illaa billahil 'alliyyil
'azhiimi. A'lamu annallaaha 'alaa kuli syai'in
qadiirun, wa annallahu qad ahaatha bukillin syai'in
'ilman. Allahumma innii a'uudzu bika min syarri
nafsii, wa min syarri kuli daabbatin anta aakhidzun bi
naashiyatihaa. Inaa rabbii'alaa shiraathin
mustaqiimin.

Artinya : Ya allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada Tuhan
yang lain kecuali Engkau, kepada-Mu aku bertawakkal,
dan engkau adalah penguasa 'Arasy Yang Maha Agung, apa
yang dekehendaki Allah pasti terjadi, dan apa yang
tidak dikehendaki-Nya, tidak akan terjadi, tidak ada
daya dan uapaya melainkan dengan Allah yang Maha
Tinggi dan Maha Besar. Aku mengetahui bahwa Allah Maha
Berkuasa atas segala sesuatu, dan bahwa pengetahuan
Allah meliputi segala sesuatu. Ya Allah, aku
berlindung dengan-Mu dari kejahatan dariku, dan
kejahatan setiap binatang yang melata yang Engkau
dapat bertindak terhadapnya, sesungguhnya Tuhanku di
atas jalan yang lurus.

12. Do'a Masuk Rumah

Assalaamu 'alaynaa wa ' alaa 'ibaadillahish
shaalihiina. Allaahumma innii as-aluka khayral mawliji
wa khayral makhraji. Bismillahi walajnaa wa
bismillaahi kharahnaa wa 'alallahi tawakkalnaa,
alhamdulilaahil ladzii awaanii.

Artinya : Semoga Allah mencurahkan keselamatan atas
kami dan atas hamba-hamba-Nya yang shalih. Ya Allah,
bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk
dan tempat keluarku. Dengan menyebut nama-Mu aku
masuk, dan dengan mneyebut nama Allah aku keluar. Dan
kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri. Segala
puji bagi Allah yang telah melindungi kami. (HR. Abu
Daud)

13. Do'a Keluar Rumah

Bismilaahi tawakkaltu 'alallahi wa laa hawla wa laa
quwwata illaa billaahi.

Artinya : Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan
diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan
selain dengan Allah saja. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

14. Do'a Menuju Masjid

Allaahummaj'al fii qalbii nuuran wa fii lisaanii
nuuran waj'al fii sam'ii nuuran waj'al fii basharii
nuuran waj'al min khalfii wa min amaamii nuuran waj'al
min fawqii nuuran wa min tahtii nuuran. Allahumma
a'thinii nuuran.

Artinya : Ya Allah, jadikanlah dalam qalbuku nur,
dalam lisanku nur, jadikanlah dalam pendengaranku nur
dan dalam penglihatanku nur. Jadikanlah dari
belakang-ku nur dan dari depanku nur. Jadikanlah dari
atasku nur dan dari bawahku nur. Ya Allah, berilah aku
nur tersebut. (HR.Muslim)

15. Do'a Masuk Masjid

A'uudzu billahil 'aliyyil 'azhiimi. Wa biwajhihil
kariimi, wa bisulthaanihil qadiimi minasy syaythaanir
rajiimi alhamdu lillahi rabbil 'aalamiina. Allaahumma
shalli wa sallim 'alaa muhammadin wa 'alaa aali
muhammadin. Allaahumaghfirlii dzunuubii waftah lii
abwaaba rahmatika.

Artinya : Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Tinggi
dan Maha Besar. Dan demi wajah-Nya Yang Maha Mulia dan
dengan kekuasaan-Nya Yang tak berpermulaan (berlindung
aku) dari kejahatan syaitan yang terkutuk. Segala puji
kepunyaan Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, sanjung
dan selamatkanlah Nabi Muhammad saw. Dan keluarganya.
Ya Allah, ampunilah segala dosaku dan bukakanlah
bagiku segala pintu rahmat-Mu. (h.r. Abu Daud)

Allaahummaftah lii abwaaba rahmatika.

Artinya : Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu
rahmat-Mu. (h.r. Muslim)

16. Do'a Keluar Masjid

Allaahumma innii as'aluka min fadhlika

Artinya : Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karunia-Mu.
(HR. Muslim, Abu Daud, an-Nasa'I dan Ibnu Majah)

17. Do'a Masuk WC

Allaahumma innii a'uudzubika minal khubutsi wal
khabaa'itsi.

Artinya : Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari
syaitan besar laki-laki dan betina. (HR. Bukhari dan
Muslim)

18. Do'a Keluar WC

Ghufraanaka. Alhamdulillaahil ladzii adzhaba 'annjil
adzaa wa'aafaanii.

Artinya : Ku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi
Allah yang telah menghilangkan penyakitku dan telah
menyembuhkan/menyelamatkanku. (HR. Abu Daud)

19. Sewaktu Bepergian

Allahumma bika asra'iinu wa 'alayka atawakkalu.
Allaahumma dzallil lii shu'uubata amrii wa sahhil
'alayya masyaqqata safarii warzuqnii minal khayri
aktsara mim maa athlubu washrif ' annii kulla syarrin.
Rabbisyarahlii shadrii wa yassirlii amrii. Allaahumma
innii astahfizhuka wa astawdi'uka nafsii wa diinii wa
ahlii wa aqaaribii wa kulla maa an'amta 'alayya wa
'alayhim bihi min aakhiratin wa dun-yaa, fahfazhnaa
ajma'iina min kulli suu'in yaa kariimu, da'waahum
fiihaasubhaanakallahumma wa tahiyyatuhum fitha
salaamun, wa aakhiru da'waahum 'anil hamdu lilaahi
rabbil ' aalamiiina, wa shallallahu 'alaa sayyidinaa
muhammadin wa'alaa aalihii wa shahbihii wa sallama.

Artinya : Ya Allah, aku memohon pertolongann-Mu dan
kepada-Mu aku menyerahkan diri. Ya Allah, mudahkanlah
kesulitan urusanku dan gampangkanlah kesukaran
perjalananku, berilah padaku rezeki yang baik dan
lebih banyak dari apa yang kuminta. Hindarkanlah
dariku segala keburukan. Ya Tuhanku, lapangkanlah
dadaku dan mudahkanlah segala urusanku.

Ya Allah, kumohon pemeliharaan-Mu dan kutitipkan
diriku kepada-Mu, agamaku, keluargaku, kerabatku dan
semua yang Engkau ni'matkan padaku dan kepada mereka,
semenjak dari akhirat dan dunia. Peliharalah kami
semua dari keburukan, Ya Allah Yang Maha Mulia. Do'a
mereka (dalam surga) ialah : "Subhaanakallahumma"
(artinya : Maha Suci Engkau ya Allah). Ucapan
sanjungan mereka di dalamnya ialah : "Salaam" (artinya
: keselamatan).

Dan akhir do'a mereka padanya ialah " "Alhamdulillahi
rabbil aalamiin", (artinya : Segala puji bagi Allah
Tuhan seantero alam). Dan semoga Allah menyanjung dan
memberi keselamatan kepada Nabi Muhammad saw. Dan
kepada keluarganya dan kepada sahabatnya, semoga Allah
memberinya keselamatan. (Disebutkan oleh an-Nawawi)

20. Do'a Tiba di Tujuan

Alhamdulillaahil ladzi sallamanii wal ladzii aawaanii
wal ladzii jama'asy syamla bii.

Artinya : Segala puji bagi Allah, yang telah
menyelamatkan aku dan yang telah melindungiku dan yang
mengumpulkanku dengan keluargaku.

21. Do'a Ketika Bercermin

Alhamdulillaahil ladzii sawwaa khalqii fa'addalahu wa
karrama shuurata wajhii fahassanahaa waja'alanii minal
muslimiina.

Artinya : Segala puji bagi Allah yang menyempurnakan
kejadianku dan memperindah dan memuliakan rupaku lalu,
membaguskannya dan menjadikan aku orang Islam. (HR.
Ibnu as-Sani)

Allaahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii

Artinya : Ya Allah, sebagaimana Engkau telah
memperindah kejadianku, maka perindah pulalah
akhlakku. (HR. Ahmad)

22. Do'a Ketika Hendak Berpakaian

Biismilaahirrahmaanirrahiimi. Allaahumma innii
as-aluka min khayrihi wa khayri maa huwa lahu wa
a'uudzubika min syarrihi wa khayri maa huwa lahu.

Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha
Penyayang. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dari
kebaikan pakaian ini dan dari kebaikan sesuatu yang
ada di pakaian ini. Dan aku berlindung pada-Mu dari
kejahatan pakaian ini dan kejahatan sesuatu yang ada
di pakaian ini.

Alhamdulillahilladzii kasaanii hadzaa wa razaqaniihi
min ghayri hawlin minnii wa laa quwatin.

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memakaikan
pakaian ini kepadaku dan mengkaruniakannya kepadaku
tanpa daya dan kekuatan dariku. (HR. Ibnu as-Sani)

23. Do'a Ketika Hendak Bersetubuh

Bismillaahi, allahumma jannibnasy syaythaana wa
jannibisy syaythaana maa razaqtanaa.

Artinya : Dengan nama Allah, ya Allah; jauhkanlah kami
dari gangguan syaitan dan jauhkanlah syaitan dari
rezki (bayi) yang akan Engkau anugerahkan pada kami.
(HR. Bukhari)

24. Do'a Masuk Pasar

Bismillahi, allahumma innii as-aluka khayra haadzihiz
suuqi wa khayra maa fiihaa, wa a'uudzu bika min syarri
haadzihis suuqi wa min syarri maa fiithaa. Allahumma
innii a'uudzu bika an ushiiba fiihaa yamiinaam
faajiratan aw shafagatan khaasiratan.

Artinya : Dengan nama Allah ya Allah aku memohon
pada-Mu kebaikan pasar ini dan kebaikan yang ada di
dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan
pasar ini dan dari keburukan yang ada didalamnya. Dan
aku berlindung pada-Mu dari sumpah palsu dan dari
suatu pembelian atau penjualan yang merugikan. (HR.
Hakim)
»